Cara Berpikir Menentukan Suksesnya Perusahaan

Archive for the ‘toko online’ Category

Bisnis dengan investasi ratusan miliar rupiah tidak punya plan B , Situs Tokopedia dan Bukalapak Tumbang

Aje gile , ternyata bisnis yang investasinya sudah ratusan miliar rupiah  bahkan mendekati angka triliun rupiah ternyata tidak punya plan B .

Tgl 1 Maret 2017 sore , situs belanja online populer di Indonesia yakni Tokopedia dan Bukalapak ternyata tidak dapat diakses alias down dan gangguan tidak dapat diakses tersebut ternyata hingga berjam jam.

situstokoonline

Ada sebuah situs toko online lain yg mulai populer yakni JD.id yang juga tumbang tapi melihat kiprah JD.id yang baru masuk Indonesia di akhir 2015 gangguan tumbangnya server JD.id  masih dimaklumi.  Tapi kalau Tokopedia dan Bukalapak tumbang , hal ini sih namanya konyol .  Investasi ratusan miliar ternyata tidak digunakan untuk merawat organ terpenting dari bisnisnya yakni uptime server.  Ibarat manusia yang memperhatikan kesehatan otot,kulit,otak,wajah tapi lupa memperhatikan kesehatan jantung , itu namanya tulalit.

https://www.merdeka.com/teknologi/tiga-situs-e-commerce-ini-tak-bisa-diakses.html

http://www.antaranews.com/berita/615389/ini-alasan-bukalapak-dan-tokopedia-tak-bisa-diakses-hari-ini

http://tekno.kompas.com/read/2017/03/01/17041797/situs.bukalapak.dan.tokopedia.tumbang.bersamaan

https://inet.detik.com/cyberlife/d-3435566/tokopedia-bukalapak-dan-jdid-tumbang-bersamaan

 

Mau bukti kalau investasi di Tokopedia dan Bukalapak sudah mencapai ratusan miliar  :

http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2015/02/04/353814/emtek-group-investasi-di-bukalapak-com

https://www.techinasia.com/emtek-financial-report-hints-bukalapak-valuation

http://mix.co.id/news-trend/emtek-group-suntikan-investasi-ratusan-miliar-untuk-bukalapak-com

https://blog.tokopedia.com/2014/10/alasan-tokopedia-menerima-softbank-dan-sequoia/

https://id.techinasia.com/breaking-tokopedia-dapatkan-pendanaan-usd-100-juta-sequoia-capital-softbank

http://tekno.kompas.com/read/2016/04/11/13081687/Tokopedia.Dikabarkan.Dapat.Investasi.Rp.1.9.Triliun

Kalau melihat berita berita diatas tentang investasi ratusan miliar rupiah hingga mendekati trilliun rupiah , berarti ibarat manusia itu sudah pasti penampilannya sangat menawan karena pasti minum supplemen terbaik , pakai pakaian yang paling keren , kulit terawat , bentuk badan pasti sempurna dan otak pasti sangat encer , badan pasti berotot dan terawat karena punya dana banyak tapi  ternyata organ dalam yakni jantung tidak dirawat.

Kalau melihat kejadian pada saat yang sama sebuah provider data center juga mengalami gangguan yakni Biznet , dan dari berita di antaranews juga menyatakan problem ada di data center Biznet , maka kita harus melihat lagi kualitas data center yang dipakai Tokopedia dan Bukalapak ada di Tier berapa ?

http://tekno.kompas.com/read/2017/03/01/18024677/layanan.internet.biznet.alami.gangguan

 

Gangguan data center yang sampai jam jam an ( sudah mirip kalau listrik mati yang kadang bisa lebih dari 3 jam ) padahal kalau pesawat delay saja ada aturan sanksi yang jelas  , penumpang mendapatkan kompensasi . Hal ini membuktikan Kementerian Perhubungan punya aturan sanksi yang lebih tegas daripada Kementerian Komunikasi dan Informatika .

http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt4e68e0492fbe4/ketentuan-ganti-kerugian-bagi-penumpang-jika-penerbangan-terlambat

 

Bukan hanya situs toko online terkemuka yang tumbang , situs situs dari perusahaan hosting yang memiliki data center di Biznet juga tumbang .

Website Televisi Masa Kini yakni NET TV juga tumbang. Saya yang biasanya jam 11 malam pasti live streaming acara ” Tonight Show” di NET TV terpaksa kudu puasa nonton tgl 1 Maret 2017 karena pada jam 11 malam situs NET TV masih tumbang . Terlihat pengumuman tentang server down di twitter NET TV adalah pukul 7:48 PM WIB dan sampai jam 11.00 PM WIB waktu saya biasa streaming acara ‘Tonight Show” server NET TV masih down dan alhasil saya gagal nonton.

 

Kalau melihat artikel artikel dibawah , data center yang digunakan adalah data center Tier 3 .

https://blog.tokopedia.com/2013/03/data-center-baru-tokopedia/

http://www.biznetnetworks.com/assets/doc/inspire-magazine/biznet-inspire-jul2012.pdf

http://industri.bisnis.com/read/20160722/105/568308/biznet-incar-pertumbuhan-bisnis-data-center-50

https://www.pcplus.co.id/2013/05/berita-teknologi/ramah-lingkungan-data-center-tier-3-biznet-technovillage/

http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/440017-biznet-bangun-dua-data-center-di-indonesia

https://dailysocial.id/post/sukses-bangun-jaringan-fiber-optic-jawa-bali-biznet-networks-kejar-ekspansi-lebih-luas-lagi

https://www.merdeka.com/teknologi/biznet-networks-tawarkan-data-center-tier-3.html

http://www.biznetdatacenter.com/locations/datacenter-cimanggis-technovillage/

 

Kalau berdasarkan informasi dari wikipedia , sebuah data center Tier 3 normalnya punya kemungkinan tumbang maksimal hanya 1,5 jam an per tahun

  • Tier 3 (99.982%) status would allow 94.608 minutes or 1.5768 hours

https://en.wikipedia.org/wiki/Data_center

Whilst no down-time is ideal, the tier system allows for unavailability of services as listed below over a period of one year (525,600 minutes):

  • Tier 1 (99.671%) status would allow 1729.224 minutes or 28.817 hours
  • Tier 2 (99.741%) status would allow 1361.304 minutes or 22.688 hours
  • Tier 3 (99.982%) status would allow 94.608 minutes or 1.5768 hours
  • Tier 4 (99.995%) status would allow 26.28 minutes or 0.438 hours

Kalau untuk kasus tumbangnya situs Tokopedia dan Bukalapak , downtime nya sudah lebih dari 1,5 jam dan kalau dihitung dalam setahun dimaklumi boleh down alias tumbang sampai 1,5 jam , ini baru tgl 1 maret 2017 sudah menghabiskan jatah down 1,5 jam bahkan tumbangnya jauh lebih lama dari 1,5 jam , sedangkan masih ada 9 bulan lagi yang harus dilalui selama tahun 2017. Aje gile.

Hal ini menunjukkan bahwa ibarat permainan sepak bola dimana semua yang ada di lapangan sepak  bola baik wasit, penjaga garis, offisial ,pelatih, pemain , pemain cadangan tidak melihat kesalahan yang terjadi dan hanya penonton yang ada di tribun penonton yang dapat melihat kesalahan yang terjadi.

Semua bisnis diisi oleh orang orang pintar , menggunakan konsultan konsultan yang pintar , tapi tidak pernah mengundang pemakai yang orang awam untuk memberikan pendapat bahkan ikut terlibat melihat isi jeroan bisnis . Hasilnya ya tulalit .

Anda tentu pernah membaca dongeng “Raja dan dua penipu ” , kalau belum klik aja ke :

http://dongengceritarakyat.com/cerita-dongeng-pendek-raja-dan-dua-penipu/

Nah , rata rata perusahaan dijalankan dengan sistem seperti dongeng di atas . Artinya secara prinsip semua sudah dijalankan secara benar,tepat dan profesional tapi yang memberikan penilaian adalah orang orang yang terlibat dalam bisnis tersebut, tidak ada orang yang awam dengan bisnis tersebut dilibatkan.

Anda tentu tahu kalau gedung pencakar langit pasti harus rutin melakukan simulasi kebakaran bahkan simulasi gempa supaya kalau terjadi kebakaran yang sebenarnya maka sudah siap .

Nah pertanyaan mendasarnya adalah apakah dengan investasi yang sudah di angka ratusan miliar tersebut , semua bisnis yang berhubungan dengan online tersebut baik situs maupun data center sudah pernah melakukan simulasi keadaan darurat belum ?  Kalau dijawab ya , buktinya tanggal 1 Maret 2017 tumbang hingga ber jam jam , berarti cerita dongeng ” Raja dan dua penipu ” yang sebenarnya terjadi dan lumrah dipraktekkan di perusahaaan perusahaan .

 

Tahun 2012 pertengahan pernah terjadi data center tumbang dan beberapa situs berita online terkenal di Indonesia tumbang berjam jam seperti situs detik.com .

http://tekno.kompas.com/read/2012/08/13/14174052/UPS.Terbakar.di.Duren.Tiga.Harganya.Rp.500.Juta

http://jalanhidup.com/teknologi-informasi/server-detikcom-down-akibat-kebakaran-di-data-center-duren-tiga.html

http://www.marketing.co.id/beberapa-situs-besar-indonesia-down-karena-kebakaran-di-indonesia-data-centre/

Situs detik.com di tahun 2012 sudah merupakan bagian dari CT Corp dengan omzet di atas 100 miliar dan investasi yang dibenamkan CT Corp saat itu juga wow menurut ukuran tahun 2012

https://m.tempo.co/read/news/2011/07/09/090345712/budiono-darsono-detik-ingin-untung-500-persen

http://kabar24.bisnis.com/read/20110707/186/36618/budiono-darsono-jadi-miliarder-baru

 

Kalau melihat dari kejadian yang terjadi di tahun 2012 bisa dimaklumi kalau situs berita online terkemuka bisa tumbang hingga jam jam an karena saat itu data center TIER 3 masih langka sehingga TIER 2 merupakan data center yang umum digunakan.

Tapi melihat kejadian dari tahun 2012 tersebut saya yakin pihak detik.com sudah memiliki plan b kalau seandainya terjadi data center tumbang lagi.

Yang membingungkan adalah pemain toko online yang investasinya gila gilaan tidak belajar dari tumbangnya data center di tahun 2012 ini sedangkan ini sudah tahun 2017 alias sudah hampir 5 tahun yang lalu. Tentunya teknologi sudah berkembang sangat cepat sejak tahun 2012 sampai 2017 sehingga kalaupun ada plan B pasti plan B yang dimiliki tahun 2017 sudah canggih . Aje gile

Amazon cloud yakni AWS juga mengalami kondisi down alias tumbang di hari Selasa 28 Februari 2017 waktu Amerika sehingga situs besar seperti Slack , Snapchat Bitmoji tumbang , tapi kondisi tersebut tidak terjadi sampai berjam jam

http://www.businessinsider.com/amazon-s3-outage-2017-2

Peraturan Pemerintah No 82/2012 yang mewajibkan penyelenggara elektronik yang berbisnis di Indonesia menempatkan data center dan disaster recorvery center di Indonesia .

Pertanyaan sederhananya adalah pihak yang berbisnis online di Indonesia dengan investasi gila gilaan dan pihak yang menyediakan data center sudah siap belum dengan plan B?

Kalau belum siap , ke laut aja !

Hanya perusahaan yang bisa beradaptasi dengan perubahan zaman dan perubahan teknologi yang bisa survive dan maju.  Hanya perusahaan baru berdiri yang jago mengadopi teknologi terkini dan dapat memprediksi perkembangan teknologi di masa akan datang dan mengadopisinya dahulu yang akan maju dan hanya perusahaan yang sanggup menjalankan usahanya dan menghadapi persaingan melalui kaca mata pengguna nya serta digawangi oleh barisan tim sukses yang seumur dengan pengguna  mayoritas nya yang bisa sukses. Hanya perusahaan yang punya plan B dan rutin melakukan simulasi plan B yang akan bertahan dan berkembang.

Jika anda pemilik usaha yang sudah berdiri lama bingung harus memulai dari mana menghadapi persaingan dengan pesaing baru yang lincah mengadopsi teknologi dan tren terbaru , silahkan hubungi saya atau email ke  info@konsultansolusi.com  , saya siap berdiskusi dan saling berbagi pengalaman , ide dan pencerahan untuk membuka pikiran anda.

http://www.konsultansolusi.com

info@konsultansolusi.com

 

 

 

Iklan

Toko online mulai memukul bisnis toko biasa di Amerika Serikat, Toko online akan memukul bisnis toko biasa di Indonesia juga

Di Amerika banyak terdapat toko spesialis seperti  Home Depot yang menjual bahan bangunan dan perkakas rumah, Best Buy yang khusus menjual peralatan elektronik dan gadget, Office Depot dan Office Max yang khusus menjual peralatan dan perlengkapan kantor, Toy R Us yang khusus menjual mainan anak,Foot Locker yang khusus menjual sepatu,IKEA yang menjual perabotan furniture dan masih banyak toko spesialis lainnya.

Dengan semakin mudahnya akses internet di Amerika Serikat, popularitas toko online semakin menanjak dan toko online seperti Amazon menjadi sangat populer untuk berbelanja hampir semua produk dari barang kebutuhan hidup,kebutuhan kantor,kebutuhan rumah tangga sampai ke barang gaya hidup seperti gadget.  Harga yang ditawarkan oleh toko online Amazon sangat bersaing dibandingkan dengan toko biasa sehingga kebiasaan berbelanja orang Amerika Serikat mulai berubah dari toko biasa ke toko online.  Walaupun toko biasa di Amerika Serikat umumnya menerapkan kebijaksanaan boleh mengembalikan barang yang dibeli kalau tidak cocok dan tidak suka namun ternyata toko online dapat mengalahkan toko biasa di Amerika Serikat.  Di Amerika Serikat kalau anda membeli baju di toko biasa dan setelah anda memakainya dan anda merasa tidak sreg , anda dapat mengembalikannya ke toko tempat anda membeli , hal ini berlaku untuk hampir semua produk termasuk produk elektronik dan gadget.

Bayangkan jika di Indonesia semua toko menerapkan aturan yang memperbolehkan untuk mengembalikan barang yang sudah dibeli kalau tidak sreg walaupun segel sudah dibuka, tentunya pasti dimanfaatkan oleh konsumen Indonesia untuk ngeceng gratis , habis ngeceng barang dikembalikan ke toko.

Sayangnya toko di Indonesia tidak memiliki kebijaksanaan boleh mengembalikan barang yang sudah dibeli kalau tidak sreg.

Di Amerika Serikat sedang terjadi fenomena “ showrooming “ yakni melihat barang yang akan dibeli di toko biasa, mencoba barang yang akan dibeli di toko biasa , mengecek harga barang yang akan dibeli di toko biasa dan akhirnya membeli barang tersebut di toko online.

Video efek “showrooming” di Amerika Serikat :

Jaringan toko elektronik Best Buy Amerika Serikat hampir bangkrut karena fenomena  “showrooming” ini karena banyak konsumen yang mampir ke toko Best Buy untuk mencoba produk elektronik  yang dijual dan melihat fisik produk elektronok yang dijual serta melihat harga produk elektronik yang dijual dan membeli produk elektronik tersebut di toko online Amazon setelah puas melihat dan mencoba produk elektronik tersebut di toko Best Buy.

Toko Pakaian seperti toko pakaian wanita, pakaian pria dan toko sepatu di Amerika Serikat pun sudah mulai kena fenomena “ showrooming” ini ,  banyak konsumen yang melihat dan mencoba sepatu yang diidamkan di toko sepatu namun melakukan pembelian di toko online sepatu Zappos.

Di Indonesia belum ada toko online sekelas Amazon ataupun Zappos yang memiliki pusat distribusi dan pusat pergudangan sendiri.  Toko online di  Indonesia sekelas Blibli.com yang digawangi Djarum Grup masih merupakan broker perantara antara pemilik barang dengan pembeli barang sehingga tidak memiliki gudang sendiri .

Toko online sekelas Amazon pernah dirintis oleh group Lippo yakni Lipposhop namun layu sebelum berkembang karena salah waktu yakni didirikan saat akses internet masih sulit dan mayoritas masih berbentuk dial up.

Namun tanpa harus menunggu munculnya toko online sekelas Amazon di Indonesia, efek showrooming mulai muncul di Indonesia.

Banyak barang yang dijual di mal di Indonesia mematok harga yang tinggi jika dibandingkan dengan harga barang di toko online.  Misalnya skuter pedal  3 roda dijual di mal dengan harga di atas 1 juta rupiah sedangkan di toko online skuter pedal 3 roda bisa diperoleh dengan harga 800 ribuan rupiah saja.

Tidak hanya barang di mal yang bisa disaingi harganya oleh toko online namun barang di pusat grosir pun bisa disaingi oleh toko online.

Gadget dan handphone di pusat grosir ITC Roxy Mas dapat disaingi oleh toko online. Pakaian dan aksesoris di pusat grosir Mangga Dua dan pusat grosir Tanah Abang dapat disaingi oleh toko online.  Bayangkan stress dan capeknya berbelanja di pusat grosir seperti mencari lahan parkir di pusat grosir seperti pusat grosir Tanah Abang dan pusat grosir Tanah Abang yang dapat memicu penyakit darah tinggi dengan resiko mobil penyok dan baret bagi yang belum jago menyetir mobil.

Belum lagi konsumen diluar Jabotabek yang ingin berbelanja barang di Jakarta dapat menghemat banyak dari segi biaya akomodasi transport dan biaya akomodasi hotel yang harus dikeluarkan jika berbelanja ke Jakarta dengan melakukan pembelian barang di toko online yang dapat menyediakan barang yang diinginkan dengan harga yang sama dan bahkan lebih murah jika dibandingkan toko biasa.

Akses internet terutama internet wireless dengan jaringan GSM dan jaringan CDMA telah menyebar hampir merata di Indonesia sehingga kesempatan berbelanja konsumen diluar Jabotabek atau di luar pulau Jawa telah sama dengan konsumen di Jabotabek dan di pulau Jawa.

Infrastruktur transportasi pesawat terbang di Indonesia telah tumbuh secara spektakuler untuk mengimbangi kuatnya tingkat konsumsi penduduk Indonesia.  Perusahaan penerbangan seperti Lion Air dan Garuda telah melakukan penambahan pesawat terbang secara besar besaran sehingga kapasitas perut pesawat dapat diisi dengan kargo barang yang dikonsumsi penduduk Indonesia secara lintas kota , lintas propinsi dan lintas pulau dalam waktu singkat.

Toko biasa di Indonesia tidak memiliki garansi barang yang dibeli boleh dikembalikan kalau tidak sreg sehingga kemampuan toko online untuk mengalahkan toko biasa di Indonesia sangat besar melebihi kemampuan toko online mengalahkan toko biasa di Amerika Serikat karena posisi toko biasa dan toko online di Indonesia sama saja yakni tidak boleh mengembalikan barang yang dibeli kalau tidak sreg.

Walaupun belum ada toko online sekelas Amazon atau Zappos di Indonesia ,sudah bermunculan ribuan toko online skala kecil yang mampu menawarkan berbagai jenis barang dengan harga bersaing dan bahkan terdapat forum jual beli di Kaskus yang diisi ribuan penjual barang yang menawarkan ribuan jenis barang dengan harga yang bersaing dibandingkan toko biasa .

Cepat atau lambat dominasi toko biasa di Indonesia seperti toko toko di mal, department store di mal, retail khusus di mal dan toko toko di pusat grosir akan digerogoti oleh toko online di Indonesia.

Banyak pemilik toko biasa di Indonesia termasuk pengusaha besar pemilik jaringan toko di mal yang belum siap mengantisipasi fenomena “ showrooming “ ini di Indonesia karena takut terjadi kanibalisme terhadap omzet toko biasa mereka jika si pengusaha membangun toko online.  Pada dasarnya setiap pengusaha di Indonesia yang menjalankan toko biasa dan jaringan toko di mal masih memiliki mental Kodak yang telah menemukan kamera digital di tahun 1970an  namun tidak mau mengembangkannya karena takut mengkanibal bisnis film dan cuci cetaknya dan hasil akhirnya Kodak bangkrut di era internet dan era digital ini.

Semua orang bisa menjadi ahli pemasaran secara otodidak tanpa harus kuliah dan tanpa harus memperkaya orang orang yang mengaku sebagai ahli pemasaran melalui seminar dan pelatihan untuk menguras kocek anda.

www.konsultansolusi.com

Toko online adalah bisnis besar dan toko online adalah bisnis serius di Indonesia

Toko online adalah bisnis besar dan toko online adalah bisnis serius.  Di awal tahun 2000 Lippo group telah memulai era toko online di Indonesia melalui Lipposhop.  Toko online yang dibangun Lippo di awal tahun 2000 adalah toko online terpadu antara pemilik barang dagangan yang menjual langsung ke pembeli seperti Amazon.com.  Hal ini berarti Lipposhop memiliki barang dagangan tersebut, memiliki gudang untuk memyimpan barang dagangan tersebut,memiliki armada pengangkutan sendiri dan menawarkan barang dagangan yang dimiliki ke konsumen melalui toko online.  Toko online Lipposhop di awal tahun 2000 adalah toko online serba ada. Bisa dibayangkan berapa besar investasi yang ditanamkan untuk menjalankan bisnis toko online tersebut di tahun 2000.  Lipposhop akhirnya tutup di tahun 2001.  Kalau dilihat sepintas mungkin disebabkan karena di tahun 2000 koneksi internet masih berbentuk dial up , masih lelet dan masih mahal di Indonesia saat itu sehingga jumlah pengguna internet di Indonesia di tahun 2000 masih sangat terbatas. Istilahnya wrong time , wrong place .

 

 

lippo shop

 

 

lippo shop_2

 

lippo shop_3

Di tahun 2011  , mulai muncul toko online skala besar yang tentunya membutuhkan modal besar dan keseriusan yang tinggi .  Dukungan koneksi internet yang cepat – broadband – , jaringan 3g ,wifi, dan  smartphone yang merajalela seperti blackberry dan smartphone berbasis android dan ios  serta  koneksi internet yang semakin murah  semakin mendukung prospek suskesnya toko online skala besar tersebut.

Hanya sayangnya toko online skala besar yang muncul di tahun  2011 tidaklah sehebat Lipposhop di tahun 2000. Toko online yang muncul di tahun 2011 lebih berfungsi sebagai perantara antara pemilik barang / pedagang dengan konsumen pembeli.  Jadi model bisnisnya adalah pemilik barang – toko online – konsumen.  Artinya toko online tidak memiliki stok barang dagangan di gudang sendiri. Secara logika investasi toko online model 2011 ini tidaklah sebesar investasi toko online model Lipposhop di tahun 2000.

Kesuksesan toko online skala besar di Indonesia di tahun 2011 juga didukung oleh semakin murahnya biaya hosting , semakin murahnya dan semakin canggihnya software untuk membangun toko online.

Contoh toko online skala besar yang muncul belakangan adalah :

Rakuten.co.id  yang digawangi oleh MNC group dan merupakan bagian dari toko online no 1 di Jepang yakni rakuten.co.jp , dan juga rakuten Amerika yakni buy.com.  Software dibalik toko online rakuten adalah software toko online rakuten sendiri dan rakuten Indonesia melakukan hosting di server di Indonesia karena melayani pasar Indonesia tentunya lebih cepat diakses kalau server di Indonesia.

Plasa.com yang digawangi oleh Telkom dan tentunya Telkom sebagai jagoan telekomunikasi di Indonesia bisa malu kalau tidak ikut nyemplung ke bisnis toko online.  Sayangnya toko online skala besar yang digawangi Telkom menggunakan software toko online umum yakni Magento . Silahkan klik http://www.plasa.com/admin untuk melihat software dibalik plasa.com.  Server hosting plasa.com terletak di Indonesia dan ini tentunya sesuai dengan target pasar plasa.com yakni penduduk di Indonesia.

Blibli.com yang digawangi salah satu grup bisnis besar di Indoneia adah pemain teranyar yang muncul di tahun 2011 dan  blibli.com adalah toko online  yang paling jor joran beriklan menggunakan Google Adwords / Google Double Click.   Kalau kita masuk ke website apapun , mayoritas di website tersebut akan muncul banner iklan blibli.com.  Toko online blibli.com ini menggunakan software toko online IBM Websphere Commerce.  Software ini digunakan oleh perusahaan besar di dunia untuk menjalankan toko online seperti misalnya produsen pakaian Zara.  Lihat saja struktur web Zara yakni http://www.zara.com/webapp/wcs/stores/servlet/worldwide dan bandingkan dengan struktur web blibli.com http://www.blibli.com/webapp/wcs/stores/servlet/Home_ .  Hanya sayangnya server hosting blibli.com terletak di Sunnyvale California Amerika Serikat dan bukan di Indonesia. Padahal pasar blibli.com adalah penduduk Indonesia dan tentunya lebih cepat diakses kalau server hosting di Indonesia. Entah karena software IBM Websphere harus di hosting di Amerika Serikat atau  karena standar grup bisnis dibalik blibli.com yang mengharuskan hosting kelas Tier A yang memang belum ada di Indonesia saat ini.

Diluar ke 3 toko onine skala besar tersebut , masih terdapat banyak toko online besar yang fokus ke produk tertentu saja .

Melihat keseriusan pebisnis besar untuk terjun ke toko online , masihkan anda sebagai pengusaha masih ragu untuk membangun toko online sendiri ?

http://www.konsultansolusi.com

konsultansolusi@gmail.com

Anda wajib punya toko online. Fakta yang menjawab kenapa pebisnis dan perusahaan wajib memiliki toko online

Fakta dan data tentunya dibutuhkan untuk menjawab masa depan toko online di Indonesia.

Jumlah pengguna internet di Indonesia di tahun 2011 adalah 55 juta orang – sumber dari Kompas : http://tekno.kompas.com/read/2011/10/28/16534635/Naik.13.Juta..Pengguna.Internet.Indonesia.55.Juta.Orang

Jumlah pengguna Facebook di Indonesia di tahun 2011 adalah 43 juta pengguna – sumber dari Kompas : http://tekno.kompas.com/read/2012/02/01/09153884/Jumlah.Pengguna.Facebook.Indonesia.Disusul.India

Jumlah pengguna Twitter di Indonesia di tahun 2011 adalah 19,5 juta pengguna – sumber dari Tempo : http://www.tempo.co/read/news/2012/02/02/072381323/Indonesia-Pengguna-Twitter-Terbesar-Kelima-Dunia

 

Wajib memiliki toko online tentunya harus melihat fakta jumlah pengguna internet di Indonesia dan fakta tersebut dapat dibaca diatas.

Membuat toko online menghasilkan tentunya harus melihat fakta ekonomi Indonesia selain fakta jumlah pengguna internet karena pengguna internet tanpa memiliki daya beli sama saja bohong bagi pengusaha yang memiliki toko online.

Berikut Fakta Ekonomi Indonesia :

Jumlah penduduk Indonesia tahun 2011 adalah sekitar  238 juta jiwa dengan komposisi 27,3 persen berusia 0-14 tahun , 66,5 persen berusia 15-64 tahun dan 6,1 persen berusia 65 tahun ke atas.

Jumlah penduduk Indonesia yang sanggup membelanjakan uang sampai 27 juta rupiah per tahun atau 3000 dolar Amerika per tahun mencapai 50 juta orang di tahun 2011 dan diperkirakan akan mencapai 150 juta orang di tahun 2014.  Maksud membelanjakan uang disini artinya menghabiskan uang untuk keperluan sehari hari, untuk makan, untuk membeli barang mewah diluar dana untuk menabung.

Penjualan sepeda motor di Indonesia mencapai 8 juta unit di tahun 2011 . Bayangkan motor yang harganya minimal 10 juta rupiah sanggup dibeli 8 juta unit oleh penduduk Indonesia di tahun 2011. Bandingkan dengan Thailand yang hanya menjual 1,7 juta unit motor di tahun 2011.

Sumber data ekonomi Indonesia dari : http://www.economist.com/node/18989153

Data tambahan untuk memperkuat fakta kemampuan ekonomi orang Indonesia dalam membelanjakan uangnya adalah  kesepakatan Lion Air untuk membeli pesawat dari Boeing senilai hampir 220 triliun rupiah atau 22 miliar dolar Amerika.  Artinya jumlah orang yang pakai pesawat terbang untuk bepergian di     Indonesia pasti meledak jumlahnya sampai Lion Air berani berinvestasi membeli pesawat terbang senilai ratusan triliun rupiah dan hal ini berarti juga volume pengiriman barang melalui pesawat terbang  pasti meningkat pesat karena jumlah pesawat terbang bertambah banyak dan jumlah outlet perusahaan kurir seperti Tiki/JNE pasti tambah banyak lagi.

Sumber data pembelian pesawat oleh Lion Air : http://money.cnn.com/2011/11/17/news/companies/boeing_order/index.htm

Sebagai pengusaha di Indonesia, anda tentunya telah mengetahui seluk beluk infrastruktur di Indonesia yakni perusahaan ekspedisi yang dapat mengirimkan barang dari Sabang sampai Merauke karena toko online bergantung pada perusahaan ekspedisi dalam melakukan pengiriman barang pada umumnya.

Pengusaha Indonesia saat ini sudah siap online ? Pengusaha Indonesia saat ini sudah siap memiliki toko online ?

 

http://www.konsultansolusi.com

konsultansolusi@gmail.com

 

 

 

Apapun bisa dijual online – Apapun bisa dijual melalui internet

Orang sering bertanya tentang produk apa saja yang bisa dijual online .  Pada dasarnya semua barang bisa dijual melalui internet.

Di internet , apa saja bisa dijual.  Toko online bisa menjual apa saja.

Melalui internet , barang apa saja dari yang margin keuntungannya besar sampai yang margin keuntungannya tipis dapat dijual.  Toko online bisa menjual barang bermargin ratusan  persen sampai barang yang bermargin hanya  1 persen atau  2 persen.  Produk susu yang bermargin 1 persen sampai 2 persen saja banyak dijual online.  Anda tinggal search di Google kata kata ” toko susu”.

Melalui toko online , barang berukuran kecil sampai berukuran sebesar gajah pun dapat dijual.  Tidak hanya barang yang dapat dikirim melalui kurir seperti Tiki/JNE saja yang dapat dijual melalui internet, barang sebesar gajah yang harus dikirim melalui perusahaan logistik / ekspedisi pun dapat dijual melalui toko online.  Produk  genset dapat dijual melalui toko online karena kebutuhan genset pastinya sangat tinggi terutama di luar pulau Jawa karena pasokan listrik di luar pulau Jawa belum stabil dan pengiriman produk genset dapat menggunakan perusahaan ekspedisi dan logistik karena kalau menggunakan perusahaan kurir seperti Tiki/JNE jatuhnya bisa mahal sekali .

 

Menjual berlian melalui toko online . Mengapa tidak ? Pada dasarnya tidak ada aturan yang menyatakan hanya barang yang berharga maksimal sekian yang dapat dijual melalui internet.  Toko online berlian seperti bluenile.com  memperoleh omzet 3 triliun rupiah lebih per tahun dari menjual berlian saja dan bahkan berlian yang dijual online dapat dikeker dahulu kualitasnya seperti yang dilakukan oleh jamesallen.com.  Pada dasarnya untuk pengiriman melalui kurir telah terdapat opsi perlindungan asuransi sehingga barang mahal dapat dijual melalui toko online.

Permasalahannya adalah banyak perusahaan dan pebisnis yang masih berpikir untuk memiliki toko online atau banyak perusahaan dan pebisnis yang bahkan belum berpikir untuk memiliki toko online.   Pada dasarnya , perusahaan dan pebisinis yang tidak berpikir lagi dan langsung tancap gas membuat toko online adalah pemenang sesungguhnya dalam persaingan bisnis di kemudian hari.

 

http://www.konsultansolusi.com

konsultansolusi@gmail.com

 

Bank BCA dan bank Mandiri sudah mendukung toko online

Pada dasarnya akses internet di Indonesia sudah semakin mudah , semakin cepat dan semakin murah.  Hal ini tentunya menumbuhkan trend bisnis online melalui munculnya toko online.  Problem terbesar di bisnis online di Indonesia adalah pembayaran karena orang Indonesia jarang sekali yang mau membayar melalui kartu kredit untuk transaksi online.

Kepopuleran bisnis online dapat dilihat dari penjualan tiket pesawat oleh Air Asia yang mayoritas melalui channel website onlinenya.  Juga kepopuleran dari klikbca dalam menyelesaikan transaksi keuangan sehari hari.

Kini Bank Mandiri dan Bank BCA sudah mendukung toko online melalui transaksi BCA Klikpay dan Mandiri Clickpay.  Iklan sebesar1 halaman penuh muncul di harian Kompas tanggal 1 Februari 2012.

 

Para pebisnis dan pengusaha yang telah mapan dalam menjalankan bisnisnya tentunya dapat mulai menoleh ke saluran distribusi melalui toko online karena dukungan transaksi melalui toko online oleh 2 bank utama di Indonesia telah ada dan juga jangkauan calon konsumen melalui internet jauh lebih luas dibandingkan melalui outlet outlet dan cabang cabang toko yang telah dimiliki.

Pebisnis dan pengusaha yang dapat menyesuaikan diri dan mulai membuka saluran distribusi dan saluran penjualan melalui toko online pasti akan menikmati manisnya .

http://www.konsultansolusi.com

konsultansolusi@gmail.com

Banyak bisnis belum memiliki toko online

Bisnis retail dan grosir di Indonesia berkembang pesat.  Di Jakarta kita tinggal melangkahkan kaki ke pusat grosir seperti Tanah Abang, Mangga Dua , Pasar Pagi dan akan menemukan banyak toko yang menjual aneka barang baik buatan Indonesia maupun barang impor.  Di mall , banyak toko yang menjual produk produk bermerek .

Tapi kalau diperhatikan , sebagian besar bisnis tersebut tidak memiliki toko online dan masih bergantung 100 persen ke model konvensioal yakni menunggu pembeli yang mengunjungi toko secara fisik.

Pada dasarnya banyak perusahaan dan pebisnis yang memproduksi barang baik bermerek ataupun tidak serta yang mengimpor barang baik bermerek ataupun tidak masih belum berminat untuk menciptakan toko online untuk memajang produk mereka.

Justru yang membuat toko online adalah pihak yang bukan produsen ataupun importir barang tersebut.

Padahal memiliki toko online dan mengelola toko online tidaklah sulit.  Bagi perusahaan atau pebisnis  yang sudah memiliki bisnis konvensional , mengelola toko online sama saja dengan mengelola cabang toko atau suatu divisi .

Banyak produsen pakaian bermerek , importir pakaian bermerek, produsen kosmetik , importir kosmetik , produsen  dan importir produk lifestyle seperti alat fitness, alat kesehatan,produsen dan importir sepatu, produksen dan importir produk lifestyle jam tangan,perhiasan  yang jor joran membuka outlet toko di setiap mall.   Biaya sewa di mall yang tinggi dan keharusan kontrak di mall minimal 3 tahun merupakan bagian dari pertaruhan bisnis yang harus dilakoni pebisnis retail.

Pebisnis yang beroperasi di pusat grosir seperti Tanah Abang , Mangga Dua, Pasar Pagi juga beroperasi secara konvensional , menunggu pembeli yang datang memesan dan setiap hari berkutat memperluas network melalui ketok tular tanpa memikirkan cara memperoleh omzet tambahan diluar pembeli yang datang ke toko. 

Kenapa pebisnis dan pengusaha yang sudah eksis tidak memulai membuat channel distribusi tambahan melalui toko online milik sendiri ?  Apakah karena pebisnis dan pengusaha tersebut gagap teknologi alias gaptek ataukah karena terlena dengan omzet yang telah diperoleh dari cara distribusi yang telah dijalankan selama ini ?   

Biaya menjalankan toko online sangatlah kecil bagi pebisnis dan pengusaha yang sudah eksis dan jangkauan toko online jauh lebih luas daripada jaringan yang telah dimiliki oleh pebisnis dan pengusaha saat ini.

Jika pebisnis dan pengusaha bingung cara mengoperasikan toko online , solusinya adalah outsource toko online tersebut ke pihak luar .  

Apapun yang dijual oleh pengusaha atau pebisnis saat ini , pada dasarnya memiliki toko online sebagai saluran distribusi  tambahan adalah mutlak di saat ini karena perkembangan akses ke internet yang semakin mudah dan semakin murah di Indonesia.  Siapkah pebisnis dan pengusaha menciptakan saluran distribusi melalui toko online ?

http://www.konsultansolusi.com

konsultansolusi@gmail.com

 

Awan Tag