Cara Berpikir Menentukan Suksesnya Perusahaan

Posts tagged ‘bisnis gagal’

Bisnis dengan investasi ratusan miliar rupiah tidak punya plan B , Situs Tokopedia dan Bukalapak Tumbang

Aje gile , ternyata bisnis yang investasinya sudah ratusan miliar rupiah  bahkan mendekati angka triliun rupiah ternyata tidak punya plan B .

Tgl 1 Maret 2017 sore , situs belanja online populer di Indonesia yakni Tokopedia dan Bukalapak ternyata tidak dapat diakses alias down dan gangguan tidak dapat diakses tersebut ternyata hingga berjam jam.

situstokoonline

Ada sebuah situs toko online lain yg mulai populer yakni JD.id yang juga tumbang tapi melihat kiprah JD.id yang baru masuk Indonesia di akhir 2015 gangguan tumbangnya server JD.id  masih dimaklumi.  Tapi kalau Tokopedia dan Bukalapak tumbang , hal ini sih namanya konyol .  Investasi ratusan miliar ternyata tidak digunakan untuk merawat organ terpenting dari bisnisnya yakni uptime server.  Ibarat manusia yang memperhatikan kesehatan otot,kulit,otak,wajah tapi lupa memperhatikan kesehatan jantung , itu namanya tulalit.

https://www.merdeka.com/teknologi/tiga-situs-e-commerce-ini-tak-bisa-diakses.html

http://www.antaranews.com/berita/615389/ini-alasan-bukalapak-dan-tokopedia-tak-bisa-diakses-hari-ini

http://tekno.kompas.com/read/2017/03/01/17041797/situs.bukalapak.dan.tokopedia.tumbang.bersamaan

https://inet.detik.com/cyberlife/d-3435566/tokopedia-bukalapak-dan-jdid-tumbang-bersamaan

 

Mau bukti kalau investasi di Tokopedia dan Bukalapak sudah mencapai ratusan miliar  :

http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2015/02/04/353814/emtek-group-investasi-di-bukalapak-com

https://www.techinasia.com/emtek-financial-report-hints-bukalapak-valuation

http://mix.co.id/news-trend/emtek-group-suntikan-investasi-ratusan-miliar-untuk-bukalapak-com

https://blog.tokopedia.com/2014/10/alasan-tokopedia-menerima-softbank-dan-sequoia/

https://id.techinasia.com/breaking-tokopedia-dapatkan-pendanaan-usd-100-juta-sequoia-capital-softbank

http://tekno.kompas.com/read/2016/04/11/13081687/Tokopedia.Dikabarkan.Dapat.Investasi.Rp.1.9.Triliun

Kalau melihat berita berita diatas tentang investasi ratusan miliar rupiah hingga mendekati trilliun rupiah , berarti ibarat manusia itu sudah pasti penampilannya sangat menawan karena pasti minum supplemen terbaik , pakai pakaian yang paling keren , kulit terawat , bentuk badan pasti sempurna dan otak pasti sangat encer , badan pasti berotot dan terawat karena punya dana banyak tapi  ternyata organ dalam yakni jantung tidak dirawat.

Kalau melihat kejadian pada saat yang sama sebuah provider data center juga mengalami gangguan yakni Biznet , dan dari berita di antaranews juga menyatakan problem ada di data center Biznet , maka kita harus melihat lagi kualitas data center yang dipakai Tokopedia dan Bukalapak ada di Tier berapa ?

http://tekno.kompas.com/read/2017/03/01/18024677/layanan.internet.biznet.alami.gangguan

 

Gangguan data center yang sampai jam jam an ( sudah mirip kalau listrik mati yang kadang bisa lebih dari 3 jam ) padahal kalau pesawat delay saja ada aturan sanksi yang jelas  , penumpang mendapatkan kompensasi . Hal ini membuktikan Kementerian Perhubungan punya aturan sanksi yang lebih tegas daripada Kementerian Komunikasi dan Informatika .

http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt4e68e0492fbe4/ketentuan-ganti-kerugian-bagi-penumpang-jika-penerbangan-terlambat

 

Bukan hanya situs toko online terkemuka yang tumbang , situs situs dari perusahaan hosting yang memiliki data center di Biznet juga tumbang .

Website Televisi Masa Kini yakni NET TV juga tumbang. Saya yang biasanya jam 11 malam pasti live streaming acara ” Tonight Show” di NET TV terpaksa kudu puasa nonton tgl 1 Maret 2017 karena pada jam 11 malam situs NET TV masih tumbang . Terlihat pengumuman tentang server down di twitter NET TV adalah pukul 7:48 PM WIB dan sampai jam 11.00 PM WIB waktu saya biasa streaming acara ‘Tonight Show” server NET TV masih down dan alhasil saya gagal nonton.

 

Kalau melihat artikel artikel dibawah , data center yang digunakan adalah data center Tier 3 .

https://blog.tokopedia.com/2013/03/data-center-baru-tokopedia/

http://www.biznetnetworks.com/assets/doc/inspire-magazine/biznet-inspire-jul2012.pdf

http://industri.bisnis.com/read/20160722/105/568308/biznet-incar-pertumbuhan-bisnis-data-center-50

https://www.pcplus.co.id/2013/05/berita-teknologi/ramah-lingkungan-data-center-tier-3-biznet-technovillage/

http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/440017-biznet-bangun-dua-data-center-di-indonesia

https://dailysocial.id/post/sukses-bangun-jaringan-fiber-optic-jawa-bali-biznet-networks-kejar-ekspansi-lebih-luas-lagi

https://www.merdeka.com/teknologi/biznet-networks-tawarkan-data-center-tier-3.html

http://www.biznetdatacenter.com/locations/datacenter-cimanggis-technovillage/

 

Kalau berdasarkan informasi dari wikipedia , sebuah data center Tier 3 normalnya punya kemungkinan tumbang maksimal hanya 1,5 jam an per tahun

  • Tier 3 (99.982%) status would allow 94.608 minutes or 1.5768 hours

https://en.wikipedia.org/wiki/Data_center

Whilst no down-time is ideal, the tier system allows for unavailability of services as listed below over a period of one year (525,600 minutes):

  • Tier 1 (99.671%) status would allow 1729.224 minutes or 28.817 hours
  • Tier 2 (99.741%) status would allow 1361.304 minutes or 22.688 hours
  • Tier 3 (99.982%) status would allow 94.608 minutes or 1.5768 hours
  • Tier 4 (99.995%) status would allow 26.28 minutes or 0.438 hours

Kalau untuk kasus tumbangnya situs Tokopedia dan Bukalapak , downtime nya sudah lebih dari 1,5 jam dan kalau dihitung dalam setahun dimaklumi boleh down alias tumbang sampai 1,5 jam , ini baru tgl 1 maret 2017 sudah menghabiskan jatah down 1,5 jam bahkan tumbangnya jauh lebih lama dari 1,5 jam , sedangkan masih ada 9 bulan lagi yang harus dilalui selama tahun 2017. Aje gile.

Hal ini menunjukkan bahwa ibarat permainan sepak bola dimana semua yang ada di lapangan sepak  bola baik wasit, penjaga garis, offisial ,pelatih, pemain , pemain cadangan tidak melihat kesalahan yang terjadi dan hanya penonton yang ada di tribun penonton yang dapat melihat kesalahan yang terjadi.

Semua bisnis diisi oleh orang orang pintar , menggunakan konsultan konsultan yang pintar , tapi tidak pernah mengundang pemakai yang orang awam untuk memberikan pendapat bahkan ikut terlibat melihat isi jeroan bisnis . Hasilnya ya tulalit .

Anda tentu pernah membaca dongeng “Raja dan dua penipu ” , kalau belum klik aja ke :

http://dongengceritarakyat.com/cerita-dongeng-pendek-raja-dan-dua-penipu/

Nah , rata rata perusahaan dijalankan dengan sistem seperti dongeng di atas . Artinya secara prinsip semua sudah dijalankan secara benar,tepat dan profesional tapi yang memberikan penilaian adalah orang orang yang terlibat dalam bisnis tersebut, tidak ada orang yang awam dengan bisnis tersebut dilibatkan.

Anda tentu tahu kalau gedung pencakar langit pasti harus rutin melakukan simulasi kebakaran bahkan simulasi gempa supaya kalau terjadi kebakaran yang sebenarnya maka sudah siap .

Nah pertanyaan mendasarnya adalah apakah dengan investasi yang sudah di angka ratusan miliar tersebut , semua bisnis yang berhubungan dengan online tersebut baik situs maupun data center sudah pernah melakukan simulasi keadaan darurat belum ?  Kalau dijawab ya , buktinya tanggal 1 Maret 2017 tumbang hingga ber jam jam , berarti cerita dongeng ” Raja dan dua penipu ” yang sebenarnya terjadi dan lumrah dipraktekkan di perusahaaan perusahaan .

 

Tahun 2012 pertengahan pernah terjadi data center tumbang dan beberapa situs berita online terkenal di Indonesia tumbang berjam jam seperti situs detik.com .

http://tekno.kompas.com/read/2012/08/13/14174052/UPS.Terbakar.di.Duren.Tiga.Harganya.Rp.500.Juta

http://jalanhidup.com/teknologi-informasi/server-detikcom-down-akibat-kebakaran-di-data-center-duren-tiga.html

http://www.marketing.co.id/beberapa-situs-besar-indonesia-down-karena-kebakaran-di-indonesia-data-centre/

Situs detik.com di tahun 2012 sudah merupakan bagian dari CT Corp dengan omzet di atas 100 miliar dan investasi yang dibenamkan CT Corp saat itu juga wow menurut ukuran tahun 2012

https://m.tempo.co/read/news/2011/07/09/090345712/budiono-darsono-detik-ingin-untung-500-persen

http://kabar24.bisnis.com/read/20110707/186/36618/budiono-darsono-jadi-miliarder-baru

 

Kalau melihat dari kejadian yang terjadi di tahun 2012 bisa dimaklumi kalau situs berita online terkemuka bisa tumbang hingga jam jam an karena saat itu data center TIER 3 masih langka sehingga TIER 2 merupakan data center yang umum digunakan.

Tapi melihat kejadian dari tahun 2012 tersebut saya yakin pihak detik.com sudah memiliki plan b kalau seandainya terjadi data center tumbang lagi.

Yang membingungkan adalah pemain toko online yang investasinya gila gilaan tidak belajar dari tumbangnya data center di tahun 2012 ini sedangkan ini sudah tahun 2017 alias sudah hampir 5 tahun yang lalu. Tentunya teknologi sudah berkembang sangat cepat sejak tahun 2012 sampai 2017 sehingga kalaupun ada plan B pasti plan B yang dimiliki tahun 2017 sudah canggih . Aje gile

Amazon cloud yakni AWS juga mengalami kondisi down alias tumbang di hari Selasa 28 Februari 2017 waktu Amerika sehingga situs besar seperti Slack , Snapchat Bitmoji tumbang , tapi kondisi tersebut tidak terjadi sampai berjam jam

http://www.businessinsider.com/amazon-s3-outage-2017-2

Peraturan Pemerintah No 82/2012 yang mewajibkan penyelenggara elektronik yang berbisnis di Indonesia menempatkan data center dan disaster recorvery center di Indonesia .

Pertanyaan sederhananya adalah pihak yang berbisnis online di Indonesia dengan investasi gila gilaan dan pihak yang menyediakan data center sudah siap belum dengan plan B?

Kalau belum siap , ke laut aja !

Hanya perusahaan yang bisa beradaptasi dengan perubahan zaman dan perubahan teknologi yang bisa survive dan maju.  Hanya perusahaan baru berdiri yang jago mengadopi teknologi terkini dan dapat memprediksi perkembangan teknologi di masa akan datang dan mengadopisinya dahulu yang akan maju dan hanya perusahaan yang sanggup menjalankan usahanya dan menghadapi persaingan melalui kaca mata pengguna nya serta digawangi oleh barisan tim sukses yang seumur dengan pengguna  mayoritas nya yang bisa sukses. Hanya perusahaan yang punya plan B dan rutin melakukan simulasi plan B yang akan bertahan dan berkembang.

Jika anda pemilik usaha yang sudah berdiri lama bingung harus memulai dari mana menghadapi persaingan dengan pesaing baru yang lincah mengadopsi teknologi dan tren terbaru , silahkan hubungi saya atau email ke  info@konsultansolusi.com  , saya siap berdiskusi dan saling berbagi pengalaman , ide dan pencerahan untuk membuka pikiran anda.

http://www.konsultansolusi.com

info@konsultansolusi.com

 

 

 

Iklan

Bisnis Franchise yang mulai meredup dan bisnis waralaba yang menghilang

Setiap tahun selalu diselenggarakan beberapa pameran franchise di beberapa kota besar di Indonesia dan bahkan ada agenda pameran waralaba skala nasional di Jakarta setiap tahun . Bahkan ada beberapa majalah yang khusus mengulas tentang waralaba di Indonesia.  Selain majalah juga ada kolom khusus ulasan waralaba di beberapa koran nasional .

Pernahkan anda memperhatikan bahwa hampir 80 persen peserta pameran franchise adalah merek waralaba yang hampir tidak pernah kita dengar atau merek franchise yang baru muncul ataupun merek waralaba yang tidak populer?

Rata rata bisnis franchise yang muncul di pameran franchise ingin memiliki investor sebanyak banyaknya namun si pemilik franchise tidak memiliki tim sukses yang kuat yang sanggup mendukung pertambahan jumlah outlet franchisenya.

Pernahkan anda memperhatikan bahwa hampir 80 persen artikel tentang waralaba yang diulas di media cetak umumnya tentang franchise produk ataupun waralaba jasa yang hampir tidak pernah kita dengar ataupun jarang kita temui disekitar lingkungan hidup kita sehari hari.

Namun jika ada melihat merek merek waralaba terkenal ataupun bisnis bisnis non franchise yang tersebar dimana mana dan laku serta diserbu pelanggan seperti Hoka Hoka Bento, Bakmi GM,Kentucky Fried Chicken atau versi tradisional warung nasi Ampera , kita tidak akan pernah menemukan merek merek tersebut di pameran franchise ataupun ulasan tentang bisnis tersebut di terbitan yang mengulas tentang franchsie.

Pada dasarnya bisnis franchise walaupun sudah teruji namun pihak yang membeli franchise dan menjalankan bisnis franchise tersebut belum tentu sanggup mempertahankan bisnis franchise yang dibelinya baik karena faktor tidak adanya jiwa wirausaha ataupun si pembeli franchise merasa sudah mendapatkan ilmu dan pengalaman sehingga pada saat kontrak franchise berakhir memutuskan untung mengusung merek sendiri .

Contoh berikut adalah gambaran bahwa bisnis franchise itu sama seperti bisnis lainnya yakni ada pasang dan surut , ada sukses dan gagal karena nasib bisnis franchise yang dijalankan tergantung pembeli franchise dan bukan tergantung franchisor .  Berikut iklan outlet outlet pertama franchise agen properti di “yellow pages ” tahun 1997/1998 .

 

property1

 

 

Ada apa gerangan sampai banyak merek populer dan bisnis yang laris dan tersebar dimana mana tidak pernah mengikuti pameran franchise ?

Pada dasarnya merek populer dan bisnis yang laris sudah tidak membutuhkan pameran waralaba lagi untuk menjaring calon investor , mereka sendiri mungkin sudah diserbu oleh calon investor tanpa harus muncul di pameran.

Rata rata bisnis dan merek yang muncul di pameran franchise adalah bisnis yang mengadu peruntungan untuk mendapatkan investor dan rata rata bisnis yang muncul di pameran waralaba adalah bisnis yang mengaku sebagai bisnis top dan bisnis yang menguntungkan .

Banyak calon investor yang menjadi pengunjung pameran franchise yang akhirnya terbujuk dengan ilustrasi omzet, persentase keuntungan dan gambaran balik modal yang dijelaskan di pameran tanpa melihat kenyataan hidup sehari hari di dalam dunia bisnis yang mungkin terjadi dan tanpa memperhatikan kenyataan popularitas merek waralaba tersebut di lingkungan hidup sekitarnya.

Sebuah bisnis franchise yang populer di sebuah kota belum tentu akan sukses jika bisnis franchise tersebut dipindahkan ke kota lain seperti bisnis makanan jika populer di suatu kota karena merupakan makanan khas daerah tersebut belum tentu akan popluer jika dibuka di kota lain.

Hal hal seperti kenyataan hidup bisnis sehari hari , belum tentu populernya suatu merek yang sudah populer di suatu kota jika dibuka di kota lain khusunya produk makanan minuman , merek dan bisnis yang baru muncul dan baru seumur jagung sudah langsung difranchisekan dengan kamuflase kata kata “ kemitraan “ untuk mengakali peraturan franchise yang ribet ,  membuat banyak pengunjung pameran franchise ataupun pembaca media cetak yang mengulas tentang waralaba menjadi kecele .  Si pembeli franchise atau pembeli waralaba tersebut akhirnya rugi waktu dan rugi uang karena ternyata bisnis franchise yang dibeli ternyata gagal.  Faktor kegagalan bisnis franchise juga didukung oleh mental pembeli franchise yang tidak mau terlibat dalam menjalankan bisnis franchise dan hanya mau berlaku sebagai boss tanpa mengetahui detil masalah yang mungkin terjadi dalam operasional sehari hari. Sikap pembeli franchise yang tidak mau tahu dan hanya mau menjadi boss saja mungkin terjadi karena ilustrasi tentang gampangnya menjalankan bisnis, besaran omzet yang dapat diperoleh dan besarnya laba yang dapat diperoleh membius si pembeli waralaba tersebut.

Itulah kenyataannya dan anehnya pameran franchise selalu ramai dikunjungi oleh calon investor yang merasa kelebihan dana dan tidak rela menyimpannya di bank dengan bunga bank yang jauh lebih kecil dari laju inflasi.  Keinginan besar pengunjung pameran franchise untuk membuang duit lebih mereka itulah yang ditangkap oleh banyak peserta pameran franchise yang jago membuat ilustrasi gambaran omzet dan laba yang menggiurkan. Itulah bodohnya pengunjung pameran franchise dan pintarnya peserta pameran franchise yang memperoleh dana dari investor yang menjadi pengunjung pameran franchise.

Jika anda tertarik untuk memiliki bisnis berbasis franchise maka perhatikan apakah bisnis berbasis waralaba tersebut memang bisnis yang tersebar secara luas outletnya , laris dikunjungi pembeli , bukan bisnis musiman dan jika merupakan bisnis makanan maka pertimbangkan kecocokan dibuka di kota anda.  Jangan pernah mengambil keputusan dengan mendengarkan penjelasan dari pemilik franchise dan membaca brosur ilustrasi omzet dan laba.  Lakukan proses amati dengan mengunjungi suatu outlet bisnis franchise yang menjadi target anda , kunjungi di saat pagi hari , di saat siang hari , di saat malam hari dan kunjungi di saat hari kerja, di saat hari minggu atau hari libur dan kalau perlu kunjungi di saat akhir bulan saat kantong konsumen lagi cekak belum gajian dan kunjungi di saat awal bulan saat kantong konsumen lagi penuh uang habis gajian.  Jangan tergesa gesa mengambil keputusan membeli sebuah bisnis franchise, apalagi jika merek franchise tersebut belum terkenal.  Ingatlah aturan main bahwa bisnis franchise yang laris tidak akan pernah ikut pameran karena tanpa ikut pameran franchise pun mereka sudah kewalahan melayani permintaan calon investor.

Berikut di bawah ini adalah bisnis bisnis berbasis franchise yang sudah mulai meredup terutama di seputar Jabotabek yakni kota Jakarta dan sekitarnya . Diluar bisnis franchise ini masih banyak bisnis berbasis franchise yang sudah meredup.

Atmosfir liburan di Bandung dan atmosfir kerja keras dan macet di Jakarta mungkin yang membuat popularitas restoran sunda menjadi berbeda jika dibuka di kota asal dan di kota Jakarta.

Holland Bakery berjaya dibawah payung Asaba Group , mungkin bisnis toko roti memang tidak bisa di franchisekan .  Jesslyn K Cakes semenjak diakuisisi Garudafood malah melempem.

Bisnis kursus yang meliputi kursus bahasa inggris, akuntansi,komputer, kursus pajak ini dahulu sangat rajin beriklan di surat kabar dengan puluhan cabang di Jabotabek .

Pusat jual beli alat tulis ,warnet,fotocopy ini sempat populer dan menjadi serbuan pengunjung di pameran franchise . Dengan semakin mudahnya memperoleh akses internet , makin murahnya printer yang bisa scan,copy dan fax dan semakin populernya toko online tentunya mempengaruhi kunjungan pelanggan.

Bisnis sejenis Multiplus ini sudah muncul sebelum era Multiplus .

Bisnis ayam bakar  ini sempat populer di Jakarta.  Entah apa yang salah sehingga bisnis ayam bakar ini meredup di Jakarta , apakah karena berita poligami dari pendiri yang terlalu diekspose media ?

Bisnis yang dimiliki Sierad group ini sempat populer di Jakarta .  Group Sierad ini juga memiliki outlet Wendy’s  yang juga tidak terlalu berkembang. Mungkin group Sierad ini cocoknya jualan ayam mentah saja seperti outlet Belmart yang getol dikembangkan dimana mana.

Bisnis pusat terapi ikan ini sempat populer dan ada beberapa yang difranchisekan . Bisnis terapi ikan ini adalah bisnis musiman seperti frozen yoghurt froyo yang dulu populer dan sekarang juga sudah mulai  melempem.

Bisnis Sewa DVD semakin meredup popularitasnya semenjak era digital dan era internet makin tersebar di Indonesia. Di Amerika  toko sewa DVD seperti Blockbuster telah bangkrut disaingi Netflix yang menyewakan film melalui saluran internet. Di Indonesia ada dua merek yang pernah muncul di pameran franchise yakni toko sewa dvd Video Ezy dan toko sewa dvd Odiva.  Entah kedua merek ini masih ada di Indonesia dan makin meredup  atau sudah menghilang.

Berikut di bawah ini adalah bisnis bisnis berbasis waralaba yang sudah menghilang dari Indonesia dan ada yang bahkan baru seumur jagung sudah menghilang. Diluar bisnis franchise ini masih banyak bisnis berbasis franchise yang sudah menghilang juga.

Bisnis toko satu harga dari Singapura  yang dimiliki eks pendiri ritel Matahari yang dikadalin salah satu  group konglomerat ini sudah menghilang. Mungkin semangat si pendiri sudah hilang untuk berbisnis dibidang retail.

Bisnis toko roti dari Malaysia yang didirikan oleh eks pemilik portal matamata.com yang mirip kapanlagi.com namun gagal ternyata menghilang juga toko rotinya. Toko roti Breadstory ini muncul setelah munculnya Breadtalk di Indonesia yang memunculkan konsep teater dalam pembuatan roti.  Follower Breadtalk yang sukses saat ini adalah Breadlife.  Emang nga hoki kali ya ? atau tidak memiliki tim sukses yang kuat ?

Bisnis agen properti dari Australia yang dibesut group besar biro perjalanan di Indonesia ini ternyata gagal . Mungkin terlalu bernafsu ekspansi karena pada saat masuk ke Indonesia langsung membuka banyak outlet namun dalam waktu setahun akhirnya banyak yang tutup.  Kemungkinan gagal karena ekspansi tidak didukung tim sukses yang kuat. Sayang , coba kalau bisa bertahan sampai sekarang pasti untungnya banyak karena pasar properti di Indonesia lagi booming. Emang kagak nasib main di properti kali ya ?

Semua orang bisa menjadi ahli pemasaran secara otodidak tanpa harus kuliah dan tanpa harus memperkaya orang orang yang mengaku sebagai ahli pemasaran melalui seminar dan pelatihan untuk menguras kocek anda.

www.konsultansolusi.com

Awan Tag