Cara Berpikir Menentukan Suksesnya Perusahaan

Posts tagged ‘baca koran’

Perusahaan Taxi pasti akan punah dalam 10 tahun mendatang. Ekonomi Berbagi akan merubah aturan main bisnis dalam waktu 10 tahun mendatang

Saat ini banyak jenis bisnis yang sudah berada diambang kehancuran dan kebangkrutan karena perubahan teknologi dan perubahan cara menjalankan bisnis yang membuat perusahaan lama yang sudah bercokol puluhan tahun bahkan ratusan tahun akan habis dan punah .

Dahulu ada perusahaan pager yang merajalela di tahun 1980 an , memasuki era akhir 1990 an , bisnis perusahaan radio panggil pager berakhir dengan mengenaskan , alias pada bangkrut . Dahulu ada STARKO yang merupakan perusahaan radio panggil pager terbesar di Indonesia , dengan beberapa puluh perusahaan radio panggil lain di Indonesia . Begitu teknologi ponsel mulai masuk ke Indonesia dan mulai merajalela , segera bisnis radio panggil pada bangkrut dan punah.

pager

 

Begitu pula dengan bisnis musik dan lagu , dahulu di rumah dan di mobil pasti ada pemutar kaset untuk mendengarkan musik dan kaset lagu dan musik itu punya resiko kusut sehingga pensil atau pulpen adalah teman sejati kaset lagu musik. Saat itu banyak pabrik kaset yang berjaya di Indonesia , salah satunya adalah BASF dari Jerman yang terkenal dengan event penghargaan musik tertinggi di Indonesia saat itu yakni BASF Award .  Begitu muncul format CD dan format MP3 maka bisnis kaset mulai tersingkir dan begitu format mp3 mulai populer dan orang mendengarkan lagu dan musik dengan format mp3 melalui streaming atau download , maka era kaset sudah berakhir dan punah .

kaset

Pada dasarnya yang sudah raksasa pasti harus musnah karena hukum alam , ingat dinosaurus adalah binatang super raksasa yang akhirnya musnah pada saat perubahaan iklam di bumi karena tidak bisa beradapatasi dengan perubahan iklm di bumi dan hanya binatang binatang yang berukuran kecil yang selamat dari perubahan iklim dahsyat di bumi dan berevolusi dan bertahan .

dinosaurus

 

Sambungan Langsung Internasional (SLI ) yang membuat anda bisa menghubungi relasi ,teman atau partner bisnis di luar negeri melalui telepon sudah meredup karena internet yang semakin cepat membuat orang bisa melakukan panggilan melalui internet dengan banyak cara , bisa menggunakan whatsapp , linechat, hangout, skype , wechat . Dahulu menggunakan panggilan Sambungan Langsung Internasional , biaya percakapan dihitung dalam satuan detik , bayangkan betapa mahalmya dan betapa kayanya perusahaan yang memonopoli jalur Sambungan Langsung Internasional yang notabene adalah perusahaan pelat merah alias milik negara.  Hari ini orang bodoh mana yang masih menggunakan saluran SLI untuk bercakap cakap dengan seseorang di luar negeri ?  Hari ini bercakap cakap dengan seseorang di luar negeri menggunakan internet dan biaya percakapan dihitung berdasarkan  berapa byte data yang terpakai dalam paket data anda.  Harga pemakaian paket data anda sangat sangat murah dibandingkan jaman SLI.  Saking untungnya perusahaan pelat merah , saat teknologi percakapan melalui internet muncul dengan teknik kompresi data yang mumpuni sehingga disebut VOIP ( Voice Over Internet Protocol ) mulai menjamur , maka perusahaan perusahaan yang menyelenggarakan VOIP dipolisikan dan di tuntut secara kriminal . Si penguasa pasar merasa terusik dan tidak mau berubah , malah memberangus perubahan yang terjadi .

 

idd

Di era tahun 2015 menuju ke depan , dalam waktu 10 tahun akan terdapat banyak perusahaan yang akan bangkrut walaupun saat ini perusahaan perusahaan itu berukuran raksasa dan beromzet besar karena hukum alam sudah memastikan semakin raksasa suatu perusahaan pasti akan semakin lamban bergerak dan tidak cepat menangkap perubahan perilaku manusia dan perubahan teknologi .

Anak muda sekarang sudah tidak baca koran sehingga kalau petinggi perusahaan raksasa nasional di Indonesia masih baca koran berarti perusahaan yang dikomandanin petinggi tersebut pasti berakhir dalam 10 tahun ke depan karena dia tidak membaca perilaku pasar yang sudah berubah .

Anak muda sekarang sudah tidak pakai Blackberry Messenger alias BBM sehingga kalau petinggi perusahaan di Indonesia masih menjadikan Blackberry sebagai messenger utama maka sudah pasti perusahaan yang dikomandanin akan berakhir dalam 10 tahun mendatang .

Indonesia sudah memasuki era internet yang makin cepat dengan biaya terjangkau , era wireless internet yakni berbasis 4G akan segera populer dalam waktu kurang dari 3 tahun ke depan dan mungkin 10 tahun ke depan internet akan sangat cepat dan mungkin sudah masuk ke teknologi 5G atau bahkan lebih .  Semakin cepat internet dan semakin mudah mengakses internet maka semakin pasti kebangkrutan dan kepunahan perusahaan perusahaan yang tidak bisa melawan perubahan perilaku manusia dan perubahan teknologi.

Beberapa jenis perusahaan yang akan berakhir adalah :

Perusahaan Taxi 

Bisnis perusahaan taxi pasti akan meredup dalam waktu 10 tahun ke depan dengan semakin cepatnya internet dan semakin mudahnya mengakses internet di manapun dan kapanpun.

 

taxi

 

Dengan munculnya UBER taxi yang sampai saat ini masih ditolak di banyak negara di dunia termasuk Indonesia maka perusahaan taxi pasti akan mati .   Berpuluh juta mobil di Indonesia yang bersliweran dan rata rata dimiliki orang pribadi dan rata rata pemilik mobil pribadi tersebut pasti menggunakan handphone yang bisa internet baik berbasis android atau ios.  Perusahaan bernama UBER hanya membangun platform yang menggabungkan teknologi gps , peta berbasis digital google map dan sistem reservasi yang bisa dieksekusi di layar berukuran hanya 4 inch sampai 5 inch di ponsel yang terkoneksi ke jaringan internet minimal 3G , maka seseorang sudah bisa menjadi pemilik mobil taxi .

Hal ini dibuktikan dengan munculnya GOJEK yang sangat fenomenal di Jakarta , tukang ojek dari jumlahnya sedikit mendadak mejadi banyak dan naik ojek yang dulunya susah karena harus ke pangkalan ojek dulu , sekarang mudah sekali , cukup berdiri di suatu tempat yang dijanjikan atau di depan rumah dan tukang ojek akan datang menjemput anda.

gojek

Jumlah motor di Indonesia sangat banyak sekali , satu kota Jakarta saja motor yang bersliweran setiap hari bisa berjumlah puluhan juta motor dan rata rata motor dimiliki orang pribadi. Seseorang mendirikan GOJEK dengan menyontek konsep UBER dan membangun platform yang pada dasarnya tinggal reverse engineering alias nyontek dari UBER , maka meledaklah transportasi umum baru di Jakarta yang tidak ada dalam Undang Undang yakni Ojek Motor.  Pemilik motor mendaftarkan diri ke GOJEK dengan menjaminkan Kartu Keluarga asli , atau Akte Lahir asli atau Ijazah asli , maka si pemilik motor akan diberikan identitas GOJEK dalam bentuk helm GOJEK 2 buah dan 1 jaket GOJEK ( sekarang karena pelamar GOJEK sudah bejibun makan diberikan salah satu saja yakni 1 helm atau 1 jaket ), 1 buah handphone android ZTE dan id GOJEK serta akses ke app GOJEK sebagai tukang ojek .  Pengguna jasa GOJEK tinggal memasang aplikasi GOJEK di smartphone dan tinggal pesan GOJEK , darimana dan kemana tinggal anda pilih di aplikasi GOJEK dan tarif berbasis km akan segera muncul ( saat tulisan ini dibuat masih promo 15 ribu rupiah untuk jarak sampai 25 km ) dan seperti konsep UBER  hitungan per km berdasarkan jarak dari anda berada sampai ke tempat tujuan dan km yang akan ditempuh serta total tarif segera muncul di layar ponsel , anda setuju maka berarti tukang ojek akan menuju ke tempat anda untuk menjemput anda atau mengambil pesanan anda.  Di kondisi normal , UBER sebagai pelopor platform ini  , kalau saat anda berada di lokasi yang lagi ramai saat bubaran kerja seperti di jl Sudirman Jakarta dan anda memesan mobil UBER , dan kebetulan mobil mobil UBER yang berada di wilayah seputar jl Sudirman hanya ada 100 unit dan yang memesan mobil UBER ada 200 orang , maka akan ada sistem tarif peak hour yang otomatis aktif yakni tarif per km akan naik 2 kali lipat dari tarif normal , begitu juga kalau yang memesan ada 300 orang dan mobil yang beredar hanya 100 unit , maka tarif per km otomatis naik 3 kali lipat.  Sistem ini adil dan menguntungkan si pemilik mobil karena hukum ekonomi berlaku.

UBER belum bisa beroperasi di Jakarta , apalagi di Indonesia , karena pemilik perusahaan taxi yang sudah raksasa pasti melobi penguasa dan seperti biasa peraturan dan Undang Undang kalah cepat dibanding perubahan perilaku dan teknologi. Kasus pengkriminalan perusahaan inovatif yang cepat menangkap moment perubahan teknologi dan perubahan perilaku konsumen terjadi lagi.  Mirip seperti era perusahaan berbasis VOIP dihantam perusahaan yang sudah kadung nyaman dan sudah untung besar di bidang Sambungan Lansung Internasional.

Ekonomi berbagi yang dijalankan UBER dan GOJEK dan hanya GOJEK yang saat ini direstui karena orang pada nganggur dan lumayan menyelamatkan muka pemerintah dari kegagalan janji kampanye walaupun tidak ada dalam UU Transportasi memiliki ciri :

  1. Perusahaan UBER / GOJEK menyediakan platform yakni aplikasi untuk  supir dan tukang ojek di smartphone
  2. Perusahaan UBER / GOJEK menyediakan aplikasi yang bisa diddownload oleh umum untuk dipakai di smartphone
  3. Mobil atau motor sudah pasti milik pribadi individu yang bergabung jadi supir atau tukang ojek dengan mobil / motor sesuai kriteria UBER/GOJEK.
  4. Terserah kendaraan mobil / motor si individu sudah murni milik sendiri atau masih kredit , yang penting surat surat kendaraan lengkap.
  5. Pengemudi kendaraan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi
  6. Mobil atau motor kalau tidak beroperasi diparkir di tempat si individu yang memiliki mobil / motor , perusahaan UBER/GOJEK tidak perlu menyediakan pool untuk parkir , tidak perlu menyediakan mess untuk supir.
  7. Urusan si pengemudi mau narik berapa jam per hari , karena rejeki urusan masing masing pengemudi , perusahaan UBER/GOJEK tidak perlu membayar gaji pengemdui , tidak perlu menyediakan fasilitas kesehatan buat pengemudi.
  8. Urusan bensin dari kendaraan yang bergabung itu urusan masing masing pengemudi , perusahaan nga usah mikirin
  9. Urusan perawatan kendaraan kalau servis ringan atau servis berat atau bahkan harus ngendon di bengkel perbaikan bodi karena kecelakaan adalah urusan si pengemudi sebagai pemilik kendaraan , perusahaan nga usah mikirin
  10. Urusan perpanjangan surat kendaraan , urusan kena tilang , urusan masuk ke mal/perkantoran kena biaya parkir adalah urusan si pemilik kendaraan yang menjadi pengemudi , perusahaan nga usah mikirin
  11. Urusan mobil / kendaraan si pengemudi yang bergabung sudah tidak layak dan tidak boleh ikut jadi kendaraan di UBER / GOJEK dan harus diremajakan alias diganti yang baru kalau masih mau bergabung di sistem perusahaan adalah urusan pengemudi yang menjadi pemilik kendaraan , perusahaan nga usah mikirin
  12. Banyak lagi urusan urusan yang menjadi resiko pengemudi yang menjadi pemilik kendaraan dan perusahaan nga usah mikirin

Karena pengemudi yang menjadi pemilik kendaraan di UBER / GOJEK yang menanggung semua resiko , maka wajar perusahaan UBER / GOJEK hanya meminta bagian 20 persen dari setiap bayaran yang diterima pengemudi yang menjadi pemilik kendaraan dan sisanya boleh dikantongin si pengemudi yang menjadi pemilik perusahaan.

Bayangkan dengan perusahaan taxi yang beroperasi dengan puluhan ribu armada , harus membeli kendaraan , harus meremajakan kendaraan setelah sekian tahun alias membeli kendaraan baru lagi dan menjual dengan harga murah kendaraan lama , harus memikiran tempat ngumpul kendaraan alias pool saat tidak dioperasikan , harus menyiapkan mess tempat supir tidur kalau tidak beroperasi, harus memikirkan gaji minimal yang diterima supir kalau lagi sepi , harus memikirkan biaya bensin untuk kendaraan karena biasanya di pool ada pom bensin , harus memikirkan fasilitas kesehatan buat supir , harus memikirkan biaya perpanjangan surat izin kendaraan sekian puluh ribu kendaraan , harus memiliki biaya perawatan sekian puluh ribu kendaraan, biaya promosi supaya umum mengetahui merek perusahaan taksi tersebut, biaya ngetem di mal atau gedung perkantoran sebagai merek taksi ekslusif yang berhak ngetem di mal atau gedung perkantoran tersebut.

Otomatis dengan biaya biaya sebanyak itu , sebuah perusahaan taksi tidak bisa menerapkan tarif murah dan pasti ada satu tarif yang membuat perusahaan taksi tersebut dapat untung.

Perubahan perilaku dan perubahan teknologi tidak dapat dilawan dan tidak dapat dibendung , perusahaan taksi akan segera menjadi fosil alias punah dalam waktu 10 tahun kedepan.,

Analis saham di perusahaan sekuritas yang konon katanya jago dan pintar harusnya tidak menyesatkan nasabah yang membeli saham dengan memberikan analisa buy , analisa good , analisa prospek bagus . Semua analis saham hanya memperhatikan kondisi history pergerakan saham dan kondisi current ekonomi sekarang dan situasi politik untuk memberikan saran kepada nasabah yang membeli saham. Hampir tidak ada analis saham yang punya pandangan akan apa yang akan terjadi dalam waktu 10 tahun mendatang. Ingat 10 tahun lalu Nokia sebagai handphone merajalela di seluruh dunia dan kini di tahun 2015 semua handphone berbasis keyboard sudah nyaris punah digantikan handphone berbasis layar sentuh dengan OS Android atau IOS.  Coba cek analis saham 15 tahun lalu, 12 tahun lalu pasti merekomendasikan buy / beli untuk saham NOKIA karena prospek NOKIA sebagai perusahaan handphone nomor satu dunia pasti tidak tergoyahkan dengan research development yang berbudget sekian persen dari total omzet yang ratusan trilliun rupiah , semua promosi yang jor joran di seluruh dunia, public relation yang sangat jago yang diakukan NOKIA dengan semua media penerbitan di seluruh dunia yang kebetulan dibaca analis analis saham yang masih percaya berita dari media resmi , hasilnya yang beli saham NOKIA nangis bombay.

nokiahp

 

Pada dasarnya anda yang saat ini bukan siapa siapa , tidak memiliki modal yang besar , tidak memiliki network apapun , jangan takut masuk ke pasar yang sudah dikuasai perusahaan raksasa. Selama anda jago membaca perubahaan perilaku manusia dan perubahan teknologi dan bisa membaca perubahan yang akan terjadi dalam 10 tahun ke dapan , anda pasti bisa menjadi raksasa walaupun anda tidak memiliki modal besar.  Di era perubahan yang cepat , ide cemerlang , sikap inovatif , jago mencontek teknologi yang sudah terbukti sukses dalam bentuk aplikasi , maka anda akan menjadi raksasa .

Anda yang bukan siapa siapa saat masuk kesebuah bisnis yang sudah dikuasasi peruahaan raksasa akan mengetahui apakah anda sudah mulai menjadi raksasa saat anda mulai dikriminalkan oleh si perusahaan raksasa melalui tangan penguasa karena kalau sampai anda dikriminalkan berarti anda sudah mulai menjadi ancaman bagi perusahaan raksasa , anda dari nobody atau bukan siapa siapa sudah mulai menjadi somebody alias eseorang yang mulai disegani .  Kalau anda berhasil mengatasi semua ancaman kriminalisasi dan anda tetap bertahan dan survive maka network anda akan bertambah dan tiba tiba anda sudah punya banyak network karena semakin dikriminalkan semakin anda ngetop dan semakin banyak pemodal , orang orang yang pintar dan berpendidikan, orang orang kreatif yang ingin bergabung dengan anda.  Disaat anda sudah banyak network , maka proses kriminal akan menghilang, dalam perjalanan anda akan menjadi raksasa dan perusahaan yang mengkriminalkan anda melalui tangan penguasa akan meredup bahkan musnah.  Itulah hukum alam , tidak ada yang bisa melawan perubahan perilaku manusia dan perubahan teknologi.

Hanya perusahaan yang bisa beradaptasi dengan perubahan zaman dan perubahan teknologi yang bisa survive dan maju.  Hanya perusahaan baru berdiri yang jago mengadopi teknologi terkini dan dapat memprediksi perkembangan teknologi di masa akan datang dan mengadopisinya dahulu yang akan maju dan hanya perusahaan yang sanggup menjalankan usahanya dan menghadapi persaingan melalui kaca mata pengguna nya serta digawangi oleh barisan tim sukses yang seumur dengan pengguna  mayoritas nya yang bisa sukses.

Jika anda pemilik usaha yang sudah berdiri lama bingung harus memulai dari mana menghadapi persaingan dengan pesaing baru yang lincah mengadopsi teknologi dan tren terbaru , silahkan hubungi saya atau email ke  info@konsultansolusi.com  , saya siap berdiskusi dan saling berbagi pengalaman , ide dan pencerahan untuk membuka pikiran anda.

 

info@konsultansolusi.com

http://www.konsultansolusi.com

 

 

Kompas anti konsumen

Anda bingung dengan judul tulisan di atas ?  Yang dimaksud Kompas anti konsumen artinya Kompas tidak butuh pembaca karena Kompas yakin tanpa pembaca pun pasti pengiklan akan antri habis habisan buat pasang iklan dan tanpa pembaca pun Kompas pasti tetap maju dan berkembang .

Nga percaya ?  Coba baca artikel artikel tentang Kompas ini :

https://konsultansolusi.com/2012/01/30/membaca-epaper-kompas-harus-bayar-rp-50-ribu-per-bulan-smart-marketing-atau-marketing-blunder/

https://konsultansolusi.com/2013/04/14/kompas-kedodoran-dalam-persaingan-bisnis-media/

Hal terbaru yang dilakukan Kompas adalah melakukan perubahaan besar atas tampilan , style dan jenis huruf atau font pada website Kompas.com .  Tentunya hal ini harus dilakukan oleh Kompas.com mengingat ada media berita online baru yang dalam waktu singkat berhasil memperoleh pembaca dalam jumlah besar padahal aslinya media berita online baru tersebut bukan berasal dari media cetak tradisional.

Sayangnya salah satu menu artikel paling top dan paling banyak dibaca orang dihilangkan dari halaman utama dan anda harus kili ke menu news di Kompas.com baru anda dapat melihat menu artikel tersebut .  Apakah menu artikel yang dihilangkan dari halaman utama Kompas.com tersebut ?

Surat Pembaca

Ya , Kompas.com menghilangkan menu Surat Pembaca dari halaman utama dan memindahkannya ke halaman berikutnya dengan mengklik  menu News dahulu baru muncul menu Surat Pembaca

Parahnya lagi adalah Kompas.com digawangi oleh petinggi petinggi yang sudah dicuci otak oleh Microsoft sehingga sangat Microsoft minded sehingga tampilan artikel tentang keluhan konsumen di menu Surat Pembaca hanya dapat dibaca sempurna jika anda menggunakan browser Internet Explorer.  Hal ini harus anda maklumi sebagai pembaca Kompas mengingat server internet Kompas pun berbasis windows server dengan berbagai menu berakhiran  .aspx dan bukan .php dan Kompas bukanlah pro open source  ( padahal Facebook sudah membuktikan opensource php tangguh dan dipakai habis habisan di Facebook )

Mau buktinya Kompas tidak pro konsumen karena membiarkan anda tidak dapat membaca artikel surat pembaca secara utuh kalau tidak memakai browser Internet Explorer ? ( Berapa persen sih pembaca Kompas yang memakai Internet Explorer saat ini ? ) dan artikel artikel di menu lain di Kompas.com semua normal dan utuh dapat dibaca dengan browser apapun dan hanya menu Surat Pembaca tidak dapat dibaca utuh .  Artikel di Surat Pembaca terpotong oleh tampilan iklan banner ( Kompas kan harus cari untung ) dan saya yakin seyakin yakinnya administrator web Kompas.com tahu sekali hal ini dan tidak diperbaiki  ( hal ini berlangsung sejak tampilan baru Kompas.com muncul )

Syukur kalau artikel ini membuat tampilan di menu Surat Pembaca di Kompas.com menjadi normal berarti tidak sia sia kritikan ini muncul dan kalau saat anda membaca Surat Pembaca di Kompas.com ternyata sudah normal , abaikan artikel saya ini karena sudah ada perbaikan di petinggi Kompas dan kalau anda membaca Kompas.com ternyata menu Surat Pembaca sudah muncul di halaman pertama , maka abaikan artikel saya ini juga karena berarti petinggi Kompas sudah berubah dan pro konsumen.  Jangan bilang saya bohong .

Ini Bukti per tanggal 21 Juli 2013 tampilan menu surat pembaca di Kompas.com ngaco selain di browser Internet Explore dan sampai tanggal 21 Juli menu Surat Pembaca di Kompas.com masih hilang dari halaman utama ( padalah di Kompas.com tampilan lama menu Surat Pembaca muncul di halaman utama ).

Screen Shot :

Menggunakan Internet Explorer

tampilan IE

tampilan IE

Menggunakan Chrome :

Tampilan Chrome

Tampilan Chrome

Menggunakan Firefox :

Tampilan Firefox

Tampilan Firefox

Hanya perusahaan yang bisa beradaptasi dengan perubahan zaman dan perubahan teknologi yang bisa survive dan maju.  Hanya perusahaan baru berdiri yang jago mengadopi teknologi terkini dan dapat memprediksi perkembangan teknologi di masa akan datang dan mengadopisinya dahulu yang akan maju dan hanya perusahaan yang sanggup menjalankan usahanya dan menghadapi persaingan melalui kaca mata pengguna nya serta digawangi oleh barisan tim sukses yang seumur dengan pengguna  mayoritas nya yang bisa sukses.

Jika anda pemilik usaha yang sudah berdiri lama bingung harus memulai dari mana menghadapi persaingan dengan pesaing baru yang lincah mengadopsi teknologi dan tren terbaru , silahkan hubungi saya atau email ke  info@konsultansolusi.com  , saya siap berdiskusi dan saling berbagi pengalaman , ide dan pencerahan untuk membuka pikiran anda.

KOMPAS Kedodoran Dalam Persaingan Bisnis Media

Kompas dahulu boleh berbangga dengan julukan raja media dengan oplah koran terbesar di Indonesia. Tapi masa lalu dimana masih belum ada ponsel  dan hanya pager yang masih merajalela , kecepatan informasi masih tergantung kepada media cetak dan Kompas boleh menjadi pemenangnya.

Di era internet , smartphone dan gadget , Kompas sangat kelihatan keteteran dalam menghadapi perubahan dan tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan zaman .

Kompas mencoba mengikuti perubahan zaman dengan meluncurkan situs Kompas.com , namun ternyata awak dibelakang situs Kompas.com masih mengikuti pola kerja  versi cetak dari Kompas sehingga unsur kecepatan , ketepatan dan detil serta foto foto yang merupakan kekuatan media internet tidak dijalankan oleh Kompas.com

Hal ini dapat dibuktikan dalam hal berita pesawat Lion Air kecebur ke laut di Ngurah Rai Bali tanggal 13 April 2013 . Kejadian pesawat kecebur ke air dengan semua penumpang selamat bukanlah berita biasa di Indonesia bahkan di dunia.  Berita biasa di Indonesia adalah berita korupsi .  Di bulan Januari 2009 pernah terjadi juga pesawat airbus 320 dari US Airways kecebur ke sungai Hudson di New York Amerika dan semua penumpang selamat. Hal itu menjadi headline di berbagai media cetak dan media internet karena kejadian kecelakaan pesawat dengan semua penumpang masih hidup.

Blackberry Messenger adalah media pertama yang menyebarkan kejadian Lion Air kecebur ke laut. Berikut adalah gambar yang tersebar melalui Blackberry Messenger :

lionairblackberry

Berita pertama kali muncul di situs berita Okezone yang digawangi MNC group sudah beserta foto kejadian yakni jam 14: 46  WIB:

okezone

Selang beberapa menit kemudian , situs berita Detik.com yang digawangi grup Trans TV juga memunculkan berita tentang Lion Air namun masih tanpa gambar  yakni pada pukul 14.55 WIB

detik1

Diikuti dengan susulan update berita tentang Lion Air oleh Detik.com yang sudah dilengkapi dengan foto dan bahkan foto kapten pilot yang sedang dipapah pada pukul 15: 16 WIB dengan update kejadian berikut foto pesawat dan pada pukul 16:00 WIB dengan foto pilot yang dipapah.

detik2

detik3

Situs berita Kompas.com sampai pukul 15:25 WIB masih belum memunculkan berita tentang pesawat Lion Air .

kompasapril2013

Situs berita Kompas.com baru memunculkan berita tentang kejadian pesawat Lion Air pada pukul 15:26 WIB tanpa satupun foto yang menyertai dan hanya berita singkat padahal di Okezone pada pukul 14:46 WIB sudah muncul berita Lion Air dengan foto dan di Detik.com sudah muncul berita tentang pesawat Lion Air tanpa foto pada pukul 14:55 WIB.

kompasapril2013-1

Update update berita dari situs Kompas.com sampai pukul 16: 31 WIB tentang pesawat Lion Air hanya memunculkan berita tanpa dilengkapi foto kejadian namun hanya diperindah dengan ilustrasi foto yang tidak berhubungan dengan kejadian . Bayangkan di era internet, smartphone , semua handphone sampai yang kelas low end pun memiliki kamera dan koneksi internet wireless 3G , GPRS dan CDMA , situs Kompas.com tidak dapat menyertakan foto kejadian sama sekali.

kompasapril2013-2

kompasapril2013-3

kompasapril2013-4

kompasapril2013-5

Ilustrasi foto di situs Kompas.com malah foto pembelian pesawat Airbus oleh Lion Air .  Padahal kalau kita menggunakan fitur Cari di situs Kompas.com dan mengetikan kata ” lion air beli pesawat airbus”  kita malah tidak akan menemukan berita pembelian pesawat Airbus terbesar oleh Lion Air di halaman pertama hasil search .  Fitur search dari wordpress untuk blog gratis masih jauh lebih akurat.  Ada yang salah dengan fungsi dan alogaritma search di Kompas.com

Baru pada pukul 16:35 WIB  , situs berita Kompas.com memunculkan foto kejadian pesawat Lion Air dengan mengutip hasil foto dari Blackberry dan media sosial yang beredar :

kompasapril2013-6

Padahal situs berita yang tidak digawangi oleh grup besar pun sudah mampu memunculkan berita kejadian Lion Air dengan foto kejadian sebelum situs berita Kompas.com memunculkan berita kejadian Lion Air pertama kalinya pada pukul  15:26 WIB .

Situs berita Inilah.com memunculkan berita tentang kejadian pesawat Lion Air pada pukul 15:07 WIB dengan foto kejadian

inilah1

Situs berita Merdeka.com yang digawangi oleh Kapanlagi.com juga sudah memunculkan foto kejadian pada pukul 15:13 WIB :

merdekaapril2013

Kita tentunya berpikir jangan jangan wartawan Kompas sudah menjepret foto foto kejadian keceburnya pesawat Lion Air dan akan memunculkannya di koran Kompas esok hari tanggal 14 April 2013 biar kesan ekslusif media cetak tetap dapat dijaga dalam persaingan dengan media internet.

Namun ternyata koran Kompas pada tgl 14 April memunculkan headline terceburnya pesawat Lion Air dengan isi berita yang sudah basi karena sudah banyak berita tentang kejadian pesawat Lion Air bersliweran di media internet pada tanggal 13 April 2013 dan headline koran Kompas tgl 14 April 2013 diperparah dengan foto Lion Air kecebur ke laut yang sangat sangat biasa banget tanpa ada greget sama sekali .

Banyak sekali foto foto bersliweran di internet tentang keceburnya Lion Air yang jauh lebih dramatis dan mengambarkan kejadian keceburnya pesawat Lion Air dibandingkan foto headline koran Kompas tanggal 14 April 2013 . Padahal saat kejadian keceburnya pesawat Lion Air adalah sekitar jam 3 sore WIB tanggal 13 April 2013 dan masih jauh tentunya dari tenggat deadline cetak koran Kompas tanggal 14 April 2013.

kompaskedodoran

Foto yang menjadi headline di koran Kompas.com ternyata juga muncul di situs berita Merdeka.com sehingga tidak ada ekslusifnya dan malah hanya salah satu foto dari beberapa foto yang muncul di slideshow foto kejadian Lion Air di situs berita Merdeka.com

lionairmerdeka

Dibandingkan foto foto yang bersliweran di internet maka  foto tunggal yang muncul di headline koran Kompas 14 April 2013  sangatlah amatir sekali mengingat koran Kompas adalah perusahaan komersial yang bertujuan mencari laba. Bali bukanlah daerah terpencil yang susah dijangkau dan bandara Ngurah Rai adalah bandara internasional sehingga secara logika sebagai perusahaan media cetak nasional harusnya Kompas memiliki cabang di Bali dan memiliki lebih dari satu wartawan tulis dan wartawan foto di Bali.

Berbagai foto yang bersliweran di internet tentang kejadian keceburnya Lion Air yang membuat seolah olah koran Kompas adalah koran dinding sekolah yang dibuat oleh siswa siswa sekolah pada jaman pager masih merajalela dan kliping koran masih merupakan aktifitas semua yang pernah mengalami sekolah di jaman pager masih merajalela.

Malah foto dari situs berita Merdeka.com dibawah ini lebih memiliki unsur news karena bersifat paradoks membandingkan pesawat Lion yang sedang di udara dengan pesawat Lion yang tercebur di laut di bandara Ngurah Rai Bali .

lionparadox

Kita tidak perlu menggunakan lembaga survey atau balitbang Kompas untuk mengetahui minat membaca koran dari generasi muda.  Silahkan anda cek lingkungan sekitar anda dan tanyakan kepada generasi muda yang lahir mulai dari tahun 1990 an dan tanyakan seberapa sering mereka membaca koran.

Kelihatannya komandan komandan yang menjalankan Kompas berada di generasi abg yakni generasi angkatan babe gue yang sudah berusia uzur dan tidak mengikuti perkembangan zaman.  Hal ini dibuktikan dengan keputusan Kompas di tahun 2009 yang mengharuskan pembaca epaper wajib menginstall Microsoft Silverlight untuk membaca epaper Kompas ( walaupun akhirnya direvisi setelah katanya Kompas mendengar masukan dari pelanggan dengan menambahkan opsi Softpedia ) , padahal Kompas Group memiliki terbitan di bidang majalah dan tabloid di bidang komputer dan seharusnya bisa memprediksi  sistem operasi IOS Apple dan Android serta browser Firefox dan Chrome yang akan mendominasi di masa depan.   Akhirnya malah di situs Kompas muncul berita bahwa Microsoft Silverlight tidak akan dikembangkan lagi  – http://tekno.kompas.com/read/2011/12/13/0928245/Microsoft.Siap.Tinggalkan.Silverlight

Itulah sulitnya perusahaan yang didirikan oleh pendiri yang semakin lanjut usianya dan tidak rela memberikan tongkat estafet ke generasi muda yang jauh lebih memahami perkembangan zaman. Ini sama dengan negara Inggris dimana Ratu Elizabeth masih belum rela memberikan tongkat estafet ke Pangeran Charles.  Kelihatannya manajemen di Kompas sudah jenuh dengan rutinitas sehari hari dan sudah merasa superior sehingga tidak memperhatikan pesaing di kiri kanan serta perubahan zaman dan teknologi.

Hari gini membaca koran adalah membaca berita hari kemarin karena setiap koran kalah cepat dengan media internet dan messenger app dari smartphone seperti Blackberry Messenger . Twitter  Whatsapp dan produk messenger lainnya. Jika ada koran yang sampai di tempat anda pada pagi hari berarti anda mengalami de javu dan hanya membaca ulang berita yang sudah anda ketahui hari kemarin melalui media internet dan smartphone.

Kita tinggal memasang apliksai twitter di Blackberry atau smartphone kita dan tentunya tinggal follow twitter dari media media berita internet baik lokal maupun internasional dan kita akan selalu mendapat berita berita terbaru via twitter di ponsel kita.

Kita hanya membaca koran sampai saat ini karena masih banyak perusahaan yang bodoh dan masih percaya untuk beriklan di koran padahal semua perusahaan tersebut bisa membuat iklan sedetil detilnya tanpa dibatasi oleh ukuran millimeter x Rp sekian sekian di website perusahaan tersebut  dan mengkampanyekan iklan dan promosi perusahaan melalui media social seperti twitter dan facebook karena toh sekarang twitter dan facebook sudah menerima pembayaran untuk iklan komersial.

Dengan keyakinan bahwa yang lahir di tahun 90 an sudah jarang membaca koran dan media internet adalah media menyebarkan informasi yang paling cepat , tepat dan murah , tentunya merupakan sebuah keanehan kalau Kompas masih mengenakan biaya Rp. 50 ribu per bulan untuk membaca epaper koran Kompas . Bayangkan untuk membaca berita basi dan iklan yang dipasang di koran , kita harus mengeluarakan uang sebesar Rp. 50 ribu rupiah per bulan.

Parahnya lagi pihak komandan komandan di Kompas masih belum mengupdate perkembangan pasar gadget di Indonesia dan masih belum mengetahui bahwa di Indonesia OS Android jauh lebih populer dan produk gadget Samsung jauh lebih banyak dibeli orang Indonesia sehingga Kompas masih mempromosikan epapernya yang didesign khusus untuk Ipad dan tidak ada epaper Kompas yang didesign untuk OS Android .  There must be something wrong with the management of Kompas karena kelihatannya pihak manajemen Kompas berkantor di Amerika yang notabene memang produk Apple lebih populer dibanding produk berbasis Android  .

Update terbaru Juli 203 :  Akhirnya Kompas menghargai anda  sebagai rakyat yang menggunakan Android (  gagdet kelas rakyat yang dari harga murah sampai mahal pun ada ) dan meluncurkan aplikasi berbasis Android untuk membaca epaper Kompas dengan gencar beriklan tentang Kompas Siang tapi tetap saja untuk membaca epaper Kompas secara lengkap anda harus mengisi formulir di layar kaca gadget anda atau komputer anda dengat data yang sangat detil termasuk no KTP segala ,  jadi Kompas tetap antara kondisi rela dan tidak rela anda membaca epaper Kompas via berbagai ukuran layar kaca . Sungguh ribet !

https://konsultansolusi.com/2012/01/30/membaca-epaper-kompas-harus-bayar-rp-50-ribu-per-bulan-smart-marketing-atau-marketing-blunder/

kompasipad

kompasepaper

Di dunia teknologi , produsen ponsel nomor 1 dunia yakni Nokia dan sistem operasi Symbian besutan Nokia sudah ditumbangkan oleh Apple dengan IOS dan Android dari Google berkoloborasi dengan Samsung.  Sikap enggan berubah Nokia dan telat berubahnya Nokia adalah sebuah harga yang sangat mahal yang harus dibayar Nokia dan bahkan mengancam masa depan Nokia.

Kelihatannya pihak Kompas masih pede dengan kejayaan masa lalu dan kelihatannya tidak akan bergeming untuk berubah sesuai dengan perubahan zaman dan teknologi.

Saya jadi ingat praktek sebuah group besar restoran yang sukses di era orde lama yang setiap meluncurkan menu makanan baru ataupun jenis restoran baru selalu melakukan test food ke karyawannya dan selalu bertanya ke karyawan karyawannya apakah makanan tersebut enak. Semua karyawan menjawab enak dan diluncurkanlah produk makanan tersebut . Logika berpikir saja , mana ada karyawan yang berani menjawab tidak enak kalau masih mau meniti karir di perusahaan tersebut.    Hasilnya produk produk makanan yang diluncurkan tidak terlalu laku atau bahkan tidak laku sama sekali.  Alhasil bisnis restoran tersebut tetap hidup ditopang produk lama yang sudah dikenal masyarakat dan akhirnya melempem  . Hal ini mirip dongeng raja yang ditipu dengan dibuatkan pakaian paling bagus oleh penjahit yang menipunya padahal raja tersebut sebenarnya bugil , namun semua rakyat yang melihat semua ikut memuji karena takut dibilang tolol dan takut dihukum sampai seorang anak kecil berseru kalau raja bugil.

Tanpa harus mengikuti seminar marketing atau seminar motivasi , anda pasti dapat mengembangkan bisnis anda asal anda mau menbuka mata , bergaul dengan kelas,usia dari pangsa pasar anda, merekrut staf dan tim sukses yang sesuai dengan usia dari pangsa pasar anda dan bersedia melakukan mystery shopping yang melibatkan konsumen yang bukan karyawan ataupun relasi bisnis anda sehingga anda mendapat masukan yang jujur tentang kelemahan kelemahan dari  jasa ataupun produk yang anda jual.

Sekedar informasi pembanding tentang kecelakaan pesawat yang kecebur ke air namun semua penumpang masih hidup terjadi juga di Amerika. Jika kejadian dengan Lion Air melibatkan pesawat Boeing maka di bulan Januari 2009 kejadian pesawat kecebur ke air terjadi pada US Airways dengan pesawat Airbus 320 dimana pesawat tersebut tercebur ke sungai Hudson dengan airnya yang dingin di kota New York dan semua penumpang berjumlah 155 orang selamat.  Berikut cuplikan foto foto kejadian pesawat US Airways kecebur di sungai Hudson pada tahun 2009 :

Semua orang bisa menjadi ahli pemasaran secara otodidak tanpa harus kuliah dan tanpa harus memperkaya orang orang yang mengaku sebagai ahli pemasaran melalui seminar dan pelatihan untuk menguras kocek anda.

www.konsultansolusi.com

Artikel lain tentang Kompas :

https://konsultansolusi.com/2012/01/30/membaca-epaper-kompas-harus-bayar-rp-50-ribu-per-bulan-smart-marketing-atau-marketing-blunder/

Awan Tag